Monday, August 27, 2018
Demo Ganti Presiden ala Neno menurut Para Pakar
Prof Jimly Asshiddiqie : Menyebar kebencian
Prof Henri Subiakto : melanggar etika kepatutan, provokasi yang terbuka
Dr. Mochtar Pabottingi : Konyol dan pandir, wacana politik terburuk di sepanjang kemerdekaan
Prof. Dr. Romli Atmasasmita : melampaui batas toleransi, melanggar UU Pemilu/Pilpres, upaya mengajak makar terhadap pemerintahan yang sah, menyalahi KUHP
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Prof Jimly Asshiddiqie menilai, seruan #2019GantiPresiden tidak melanggar aturan dalam pemilu. Namun, kampanye yang akhir-akhir ini banyak dilakukan sejumlah pihak itu dinilai sama dengan menyebar kebencian terhadap presiden yang sedang menjabat, yakni Joko Widodo (Jokowi).
“Tidak ada undang-undang yang dilanggar, tapi jelas nyebar kebencian pada Presiden yang sedang menjabat sebelum waktu kampanye Pilpres yang resmi. Maka kalau ada reaksi yang sama bencinya dari para pendukung presiden petahana dapat dikatakan logis saja,” katanya. https://jurnalpolitik.id/2018/08/26/eks-ketua-mk-jimly-asshiddiqie-kampanye-2019gantipresiden-menebar-kebencian/
Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie adalah Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Beliau adalah pendiri dan menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi pertama (2003–2008)
“Pendapat Prof Jimly Asshiddiqie benar. Kegiatan itu tidak melanggar hukum tapi melanggar etika kepatutan. Ekspresi kebencian yang memprovokasi kelompok yang berbeda. Logis jika kemudian memunculkan reaksi. Aparat wajib mencegah terjadinya benturan massa. Secara etika Pemilu hendaknya dilakukan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia. Bukan provokasinya yang terbuka.”
Prof Henri Subiakto, Dosen Komunikasi FISIP Unair, Staf Ahli Menkominfo untuk bidang Komunikasi dan Media Massa.
“NIAT MAKAR, bagi saya, memang terbersit dalam #2019GantiPresiden! Itu ingin memaksakan digantikannya seorang presiden di luar proses demokrasi sebagaimana mestinya. Konyol dan pandir sekaligus, itulah wacana politik terburuk di sepanjang kemerdekaan!”
Dr. Mochtar Pabottingi, seorang Peneliti Utama bidang perkembangan politik nasional di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
(Padahal beliau ini sudah bersumpah untuk tidak memilih Jokowi di 2019 karena tidak puas dengan kasus yang menimpa Novel Baswedan.)
Baca: Do'a KH. Hasyim Asy'ari untuk NU
Prof. Dr. Romli Atmasasmita, Pakar Hukum sekaligus Guru Besar di Universitas Padjajaran mengatakan jika saat ini kondisi perpolitikan di Indonesia sudah semakin gaduh dan melampaui batas toleransi. Menurutnya tagar #2019GantiPresiden yang dianggapnya melanggar UU Pemilu/Pilpres. Profesor ilmu hukum ini mengatakan jika tagar tersebut seharusnya digaungkan saat masa kampanye pada tahun 2019 mendatang, bukan di tahun 2018 ini. Secara tegas, Romli Atmasasmita menyebut jika tagar yang di keluarkan di 2018 ini adalah upaya mengajak makar terhadap pemerintahan yang sah. Tak hanya melanggar pemilu, Romli juga mengatakan jika tagar tersebut menyalahi KUHP. http://www.tribunnews.com/nasional/2018/05/30/pakar-hukum-romli-atmasasmita-sebut-2019gantipresiden-sama-saja-mengajak-makar-terhadap-pemerintah
Surabaya, 27 Agustus 2018
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Khutbah Pertama الحمد لله الذي بنعمت اهتدى المهتدون وبعدله ضل الضالون احمده واتوب اليه اشهد ان لا اله الا الله واشهد ان نبينا محمدا عب...
-
Oleh Suryono Zakka Ada sebagian kelompok menganggap bahwa Islam agama perang yakni agama yang mengajak pada pertumpahan darah. Pemahaman ...
-
Oleh Suryono Zakka Walau telah sekian lama NKRI berdiri, Walau sudah sekian lama kita merdeka, namun upaya-upaya untuk merongrong kedaulatan...
-
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Lima tahun sudah Abdul Mutholib ngangsu kaweruh di Pondok Syubbaniyah Islamiyah Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat. Ia pulang ke rumah...
-
Hewan laut walaupun berbentuk anjing asal hanya hidup di air maka hukumnya halal. Yang dikatakan hewan laut adalah hewan sekira ada di da...
-
Oleh Abdi Kurnia Djohan Islam pertama kali muncul di Arab. Tapi kenapa negara-negara Arab dilanda perang? Lalu kenapa ulama-ulama Arab ...
-
Saya kadang merasa aneh melihat saudara saya umat Islam yang memiliki sifat seperti anak-anak, ingin menang sendiri, mudah marah dan mema...
-
Oleh Suryono Zakka Ketika mendengar kata PKI pasti kita akan merasakan ketakutan. Yang terbayang adalah penyiksaan atau pembunuhan seca...
-
Kidung wahyu kolosebo ciptaan habib asyhari adzomat khon yang di daur ulang dari serat kuno walisongo. Berikut teks dan terjemahannya. ...

No comments:
Post a Comment