Wednesday, September 12, 2018
9 Mutiara Hikmah KH. Ma'ruf Amin
Oleh Dr. Ahmad Hidayat
Prof. Dr. KH. MA'RUF AMIN adalah Sang Kiyai mungkin satu-satunya di Indonesia bahkan mungkin di dunia yang dua Kali dianugerahi jabatan Profesor yaitu dari UIN Maliki Malang & UNINUS Bandung.
Berikut ini 9 mutiara hikmah dari KH. Ma'ruf Amin yang dapat kita petik sebagai pelajaran diantaranya:
1. Ulama itu harus FAQIH, MUNAZZHAM, dan MUHARRIQ.
Faqih artinya 'alim secara keilmuan, juga secara amaliyah. Munazzham adalah organisatoris, yang artinya Ulama juga harus bisa menjalankan roda organisasi. Dan yang terpenting adalah Muharriq yang artinya penggerak. Sebab kalau bukan penggerak, maka Ulama akan digerakkan.
2. Pada pundak mereka, Ulama mengemban dua tanggung jawab. Pertama "mas'uuliyyah ummatiyyah", tanggung jawab keummatan. Dan yang kedua "mas'uuliyyah wathaniyyah", tanggung jawab kebangsaan. Maka mengurus umat sama halnya dengan mengurus bangsa.
3. Indonesia adalah "Daarul Miitsaaq", rumah kesepakatan. Orang sering menyebutnya Darul 'Ahdi. Namun di dalam Al-Qur'an ada istilah "Miitsaaqan Ghaliizaa" yang artinya ikatan yang kuat.
4. Pancasila adalah "Kalimatun Sawaa/Common Platform". Dan UUD 1945 adalah 'Ittifaaqaat Akhawiyyah dan Ittifaaqaat Wathaniyyah", perjanjian dua saudara, dan perjanjian antar anak bangsa. Yang dimaksud perjanjian dua saudara adalah saudara Muslim dengan saudara Non Muslim untuk hidup rukun dan berdampingan.
(NB: Istilah "Daarul Miitsaaq" dan "Ittifaaqaat Akhawiyyah" adalah istilah yang genuine datang dari KH. Ma'ruf Amin sendiri)
5. Kalau ada yang bilang kenapa Ulama bicara politik, maka jawabannya dari dulu memang Ulama bicara politik. Dan terlibat dalam proses-proses politik. Politik Ulama adalah politik kebangsaan dan politik keummatan. Bukan politik dalam pengertian sempit untuk kepentingan pribadi dan segelintir golongan saja.
6. Konflik ideologi harus kita benahi. Supaya anak bangsa bisa fokus belajar, bekerja, dan berkarya. Kita tidak menutup pintu kritik, tapi kritik yang beretika. Bukan dalam rangka mengganggu dan menggoyang-goyang kepemimpinan yang sah.
7. Arus baru ekonomi Indonesia adalah sebuah paradigma ekonomi yang berarti menguatkan yang lemah, dengan tidak melemahkan yang kuat. Artinya semua sama sama saling menguatkan.
8. Generasi milenial harus berakhlak, berkarakter, dan punya fighting spirit yang kuat. Perolehan medali kita di ASIAN GAMES kemarin adalah bukti bahwa kita bangsa yang kuat dan petarung.
9. Generasi milenial kalau dilempar ke laut, jadilah PULAU. Kalau dilempar ke darat, jadilah GUNUNG. Artinya dimanapun kalian berada, kalian harus muncul dan menonjol di antara yang lain.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Mendapatkan isteri yang ideal mungkin adalah impian para lelaki. Begitupun dengan wanita, siapa wanita yang tidak ingin memiliki suami sh...
-
Gelar untuk membedakan ahli hadits berdasarkan kapasitasnya adalah: 1. Al-Musnid Al-Musnid adalah orang yang meriwayatkan Hadits bese...
-
Wahai adindaku Jagalah pandanganmu Lembutkanlah bahasamu Sucikanlah hati dan pikiranmu Agar fitnah dunia tak menginta...
-
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kec. Tungkal Jaya hari ini tepatnya 28 Agustus 2018 mengadakan agenda rapat konsolidasi dan...
-
Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Infithaar (Terbelah). Surah Makkiyyah; Surah ke 82: 19 ayat “BismillaaHir rahmaanir rahiim. 1. apabila lang...
-
📗 NGAJI KITAB “MASA’ILUSSHOLAT” Ep.03 Karya Syaikhunaa KH Ahmad Yasin Asymuni [ Pengasuh PPHT Petuk Kediri ] Tema : Permasalahan Wakt...
-
KALIMAT IJAZAH SHOLAWAT MULIA INI DARI HABIBANA RAFIQ ALKAFF BAGI JAMAAH MAJLIS MIFTAHUSSURUR Banjarmasin, MAYDANUL ANWAR Medan, AL-YUSRAIN ...
-
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Majunya KH. Ma'ruf Amin sebagai Cawapres diapresiasi Kiai sepuh Ponpes Lirboyo Kediri. Kiai sepuh berharap, santri dan warga NU mendu...
-
A. Secara Etimologis (Bahasa) 1. Menurut Al-Lihyani (w. 215 H) Kata Al-Qur'an berasal dari bentuk masdar dari kata kerja (fi...

No comments:
Post a Comment