Wednesday, November 7, 2018
Dua Ulama Aswaja Dunia yang dikafirkan Wahabi
Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas Al Maliki (Mekkah) & Syekh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi (Damaskus_Suriah) Adalah Dua Ulama Besar Dunia Yang Sangat Gigih Dalam Membela Ahlus Sunnah Wal Jama'ah,Sekaligus Menjadi Ulama Yang Paling Dibenci Oleh Kelompok Salafi Wahhabi. Saking Bencinya,Salafi Wahhabi Sampai-Sampai Mengkafirkan Keduanya.
Sayyid Muhammad bin Alwi Terkenal Sebagai Peraih Gelar Doktor Hadits Termuda Dalam Sejarah Universitas Al Azhar (Kairo_Mesir) Karena Beliau Berhasil Memperoleh Predikat Doktoral Spesialis Hadits Dalam Usia 25 Tahun,Beliau Juga Dikenal Dengan Julukan "Muwattho' Berjalan" Dikarenakan Beliau Memang Sangat Hafal Dan Ahli Dalam Kitab Karya Imam Malik Tsb !!!
Sedangkan Syekh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi Juga Meraih Gelar Doktor S3 nya Di Universitas Yang Sama !!!
Meski Keduanya Dikenal Sangat 'Alim Luar Biasa,Namun Para Ulama Salafi Wahhabi Tetap Saja Mengkafirkan Keduanya.
Diantara Ulama Salafi Wahhabi Yang Terang-Terangan Mengkafirkan Beliau Berdua Adalah Syekh Abdullah bin Sulaiman bin Mani' (Seorang Hakim Di Mahkamah Tamyiz Saudi Arabia),Ia Menulis Sebuah Kitab Berjudul AL HIWAR MA'AL MALIKI Yang Berisi Kumpulan Fitnah,Cacian Serta Pengkafiran Kepada Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki.
Kitab Ini Kemudian Dijadikan Rujukan Ulama Salafi Wahhabi Lainnya Dalam Mengkafirkan Ulama-Ulama Yang Tidak Sejalan Dengan Mereka,Termasuk Digunakan Oleh Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (Grand Mufti Kerajaan Wahhabi Arab Saudi Sekaligus Ketua Idarah Al Buhuts Al 'Ilmiyah Saudi) !!!
Sedangkan Ustadz-Ustadz Wahhabi Indonesia Yaitu Firanda Andirja Menyatakan Bahwa Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Telah MUSYRIK Dan Mencapnya Sebagai SYIAH !!!
Adapun Syekh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi Dikafirkan Dan Dihalalkan Darahnya Oleh Para Pemberontak Wahhabi Di Suriah.
Hanya Karena Beliau Tidak Mendukung Pemberontakan Mereka,Lalu Mereka Pun Melakukan Makar Hingga Syekh Said Ramadhan Al Buthi Wafat Disaat Mengajar Tafsir Di Masjidnya.
Sekalipun Sayyid Al Maliki & Syekh Al Buthi Kini Telah Wafat,Namun Ilmu Dan Perjuangannya Dalam Membela Aswaja Tetap Abadi Dalam Karya-Karya Yang Sempat Beliau Berdua Tulis.
Sayyid Muhammad Al Maliki Meninggalkan Banyak Kitab Diantaranya MAFAHIM YAJIBU AN TUSHOHHAHA Yang Didalamnya Berisi Penjelasan Dan Pembelaan Aqidah Serta Amaliah Aswaja Yang Sering Dianggap Bid'ah Oleh Wahhabi.
Sedangkan Syekh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi Juga Meninggalkan Banyak Kitab Diantaranya AL LAA MADZHABIYYAH AKHTHORU BID'ATIN TUHADDIDU ASY SYARI'AH AL ISLAMIYYAH Yang Menjelaskan Bahaya Propaganda Anti Madzhab Yang Selalu Diteriakkan Oleh Kelompok Wahhabi.
Didalam Kitab Ini Juga Dijelaskan Keringkasan Dialog Yang Pernah Terjadi Antara Beliau Dengan Syekh Nashiruddin Al Albani (Ulama Wahhabi) Yang Berlangsung Selama Kurang Lebih 3 Jam.
Alhamdulillah Kedua Kitab Tsb Telah Dicetak Dan Disebarluaskan Ke Indonesia.
Dan Alhamdulillah Al Faqir Juga Sudah Sempat Mendapatkannya.
و الله أعلم بالصواب
و بالله التوفيق
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Shalawat Taisir adalah suatu Shalawat yang bermanfaat selain mendapat pahala bagi pembacanya juga mempunyai ke ajaiban yang sangat menakj...
-
Aksi terorisme yang kian parah, mengundang perhatian kita bersama untuk melakukan berbagai upaya dalam membendungnya sehingga tidak sema...
-
Oleh Suryono Zakka Walau telah sekian lama NKRI berdiri, Walau sudah sekian lama kita merdeka, namun upaya-upaya untuk merongrong kedaulatan...
-
Kuncine Ngaji Al Qur'an iku ono telu: 1. Ojo nyawang sopo gurune (Jangan melihat siapa gurunya) 2. Ora usah isin karo umur (Jang...
-
Kita semua sepakat bahwa Islam adalah agama rahmat bagi sekalian alam. Agama Islam bukan hanya untuk bangsa Arab namun juga untuk bang...
-
Sebuah kemajuan yang sangat disyukuri dan diapresiasi dengan meningkatnya semangat keagamaan umat muslim di Indonesia. Kemajuan ini bisa ...
-
MENGAPA : 1. Dijaman rosululloh blom ada tanda baca, jadi ini liwa dan rayah palsu 2. Apa jadinya kalau bendera rosululloh dipegang ol...
-
Muslim moderat Se-Nusantara boleh blingsatan meladeni ajakan debat kusir soal ini barang; tapi tidak Nahdliyin. Nahdliyin hanya perlu sod...
-
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Permasalahan ini memang terbilang klasik. Deretan kitab fikih generasi salaf pun telah banyak mengupas tema ini sesuai dengan corak mazha...

No comments:
Post a Comment