Wednesday, December 12, 2018
Nasehat KH. Maimoen Zubair tentang Syarat untuk Menjadi Kiai Besar
Nasehat KH. Maimoen Zubair Hafidzahullah :
1. Calone Kyai gedhe iku kudu khatam Bukhori (Shohih Bukhori). Luweh2 dikhatami sak wulan poso, barokahe gedhe.
(Calon Kyai besar harus khatam Shahih Bukhori, terlebih dikhatamkan pada bulan puasa, barokahnya besar)
2. Mondok iku ngajine kudu seko awal, ora keno dijujug. Mulai Safinah, Sulam Taufiq, terus sak nduwure2.
(Mondok itu mengajinya harus dari awal, tidak boleh tiba - tiba (loncat). Mulai dari safinah, Sulam Taufiq, dan seterusnya sampai atas - atasnya)
3. Aku iku ngaji Mu'in (Fathul Mu'in) neng Lirboyo saben khatam tak sowane Mbah Ma'ruf Kedung Lo njaluk didongani. Saben khatam sak kitab tak jalukne dungo. Mbah Ma'ruf iku Wali, ora ono wong khusyuk koyo Mbah Ma'ruf.
(Aku mengaji kitab Fathul Mu'in di Lirboyo, setiap khatam aku datangi Mbah Ma'ruf, Kedung Lo minta didoakan.Setiap khatam satu kitab aku mintakan doa. Mbah Ma'ruf itu wali, tidak ada orang yang khusyuk seperti Mbah Ma'ruf)
4. Aku iku teko neng Lirboyo ditampani Kyai Tohir Wijaya, langsung kon mlebu ngono wae, ora nganggo dites. Karo mbah Manaf malah langsung kon mulang (mengajar). Aku yo kondo lek durung iso ngaji, tapi jawabe mbah Manaf : "kitab iku koyo maling, angger diwolak-walik woca-woco mesthi suwe2 ngaku".
(Aku datang ke Lirboyo diterima Kyai Tohir wijaya, langsung disuruh masuk, tanpa tes. Perintah Mbah Manaf, aku disuruh langsung mengajar.Aku katakan kalo aku belum bisa mengaji, tapi jawaban Mbah Manaf : " Kitab itu seperti pencuri, kalau dibolak-balik dibaca terus menerus pasti lama-kelamaan mengaku")
5. Dunyo saiki iku mulai dibukak karo gusti Allah, kabeh-kabeh ono ilmune nganti njero-njero (detail).Nganti wong2ane kon tawakkal iku angel. Padahal coro gelem tawakkal mesti dicukupi karo gusti Allah.
(Dunia sekarang ini sudah mulai dibuka oleh gusti Allah. Semua ada ilmunya sampai mendetail. Hingga semua orang disuruh untuk tawakal susah. Padahal kalau mau tawakkal pasti dicukupi oleh gusti Allah) .
Baca lainnya: Kisah Pilu Sutrisno Hingga Menjadi Banser
Semoga bisa menjadi Ibroh yang bisa menjadikan Semangat dalam mencari Ilmu. Aamiin .
Mutiara Hikmah KH. Maimoen Zubair
semoga bermanfaat, amiin..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Islam Nusantara adalah Islam yang hidup dan dipahami oleh masyarakat muslim Nusantara. Ia bukan madzhab dan bukan pula sempalan agama ba...
-
Oleh Suryono Zakka Suara NU sebagai suara mayoritas selalu dipertaruhkan dalam arena politik terutama dalam Pileg dan Pilpres. Tak heran j...
-
Kau pembela kaum tertindas Kau penyelamat kaum minoritas Kau penyejuk kegersangan spiritualitas Kau pendidik kaum yang rindu moralit...
-
Kita semua sepakat bahwa Islam adalah agama rahmat bagi sekalian alam. Agama Islam bukan hanya untuk bangsa Arab namun juga untuk bang...
-
Oleh Suryono Zakka Sungguh kemuliaan bagi orang yang dikaruniai Allah kemampuan menghafal Al-Qur'an. Mereka akan dimuliakan oleh ...
-
Rifdah Farnidah seorang Hafidzah asal Kecamatan Tanjungkerta, Kab. Sumedang Jawa Barat, berhasil meraih juara 2 pada Musabaqoh Hifdzil Qu...
-
Oleh Suryono Zakka Hal inilah yang menjadi perbincangan terutama warga NU, baik yang merespon positif maupun negatif. Menyikapi keputusan...
-
KH. NAWAWI BERJAN PURWOREJO "TOKOH DIBALIK BERDIRINYA JAM'IYYAH AHLI THARIQOH AL-MU'TABAROH AN-NAHDLIYYAH ( JATMAN ) " ...
-
Oleh Suryono Zakka Dalam sebuah video, tokoh Wahabi bernama Yazid Jawaz mengatakan bahwa onani saat puasa hukumnya bersifat ikhtilaf atau...
-
Slogan kembali kepada Al-Qur’an dan hadits tidak boleh dimakan secara mentah. Jika semangat kembali kepada Al-Qur’an dan hadits hanya di...


No comments:
Post a Comment