Thursday, April 12, 2018
Ketika GNPF Ulama Bertindak Tak Beradab terhadap Ketua MUI
Organisasi ini membawa label ulama. Namanya adalah GNPF Ulama yang semula bernama GNPF MUI. Organisasi ini beralih nama dari GNPF MUI jadi GNPF Ulama, saya sudah feeling bahwa Ketua MUI bakal dihajar juga oleh mereka di satu momentum. Alhasil, Kiai Ma'ruf diserang habis lantaran memberi maaf pada Sukmawati dengan berbagai tudingan dan opini negatif. Diantaranya;
1. "Ini Kiai udah tua masih ngurus fulitik aja. Udah bau tanah apa nggak inget mati yaaaa?".
Saya bantu jawab yaaa. Akhi fillah, politik Kiai itu politik kebangsaan dan politik keumatan. Justru kami amat sangat bersyukur bahwa betapa pun usia beliau sudah sepuh, beliau masih mau keliling untuk urusan umat. Nabi Muhammad sudah kasih contoh kok, hingga sebelum menghembuskan nafas terakhir, yang terucap dari lisannya adalah Ummatii, Ummatii, Ummatii, Umatku. Kiai Ma'ruf Amin, Kiai Maemun Zubair, Tuan Guru Turmudzi NTB, dll masih mau keliling di usia tua, semata-mata untuk menjaga bangsa ini agar tak mudah dicabik-cabik oleh perpecahan.
2. "Kiai kok keluar masuk istana. Jelas banget Kiai bayaran. Nerima maaf Sukamawati terima berapa duit tuh!".
Hmmmmmm. Akhi, kalau nggak paham ijtihad politik Ahlussunah, ada baiknya antum bertanya sebelum terlampau tolol berkomentar. Antum kira beliau bergerak ga pake landasan gitu? Untuk antum yang baru belajar mengaji bertahap dari iqro`, agak pandai dikit paling hafal juz 'amma, atau naik dikit hafal surah ar rahman buat modal ngelamar ukhti-ukhtinya, keep silent dulu deh. Kiai Ma'ruf Amin yang kalian hina itu, Faqiiih minal Fuqahaa,
'Aliim minal 'Ulamaa. Per hari ini, beliau menjabat sebagai simbol supremasi tertinggi organisasi Ulama; Ketua Umum MUI dan Rais Suriyah Nahdhatul Ulama. Beliau didoakan oleh para Ulama, para Kiai, para Tuan Guru, dan para Buya.
3. "Kiai kok salaman sama yang bukan muhrim. Ini Kiai ga belajar Fikih kali yaaaa".
Wkwkwk inilah repotnya kalau belajar fikih kelewat instan, dan gak pernah ngaji Ushul Fikih. Dalam Ushul Fikih ada yang dinamakan "Illat", atau sabab disimpulkannya satu hukum. 'illat larangan bersalaman dengan lawan jenis adalah nafsu. Kiai Ma'ruf sudah sepuh, Sukmawati juga sudah berumur. Masa iya antum mau permasalahin urusan jabat tangan? Otakmu yang masih terjebak urusan selangkangan, lebih baik disekolahin dulu. Sebelum kasih judgement norak semacam ini.
Akhirnya, siapa pun antum, entah GNPF kah, atau alumni 212, atau Muslim Cyber Army, atau Front Pembela Agama kah, WE STAND FOR OUR ULAMA. Kami pasang badan untuk menjaga marwah guru kami.
DEMI ALLAH, kami menulis dan bicara karena kami nggak rela opini umat digiring oleh segelintir manusia bermental robot budak politik.
Percuma para ikhwan shalat dengan menggulung celana, dan akhwatnya pake hijab selebar mukena, kalau ucap dan lakunya tak punya akhlak pada Ulama.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Beliau adalah KH Muhammad Zaini Abdul Ghani, seorang ulama besar yang sampai akhir hayat beliau masih memberikan ilmu agama bagi masya...
-
Kitab Fathul Izar adalah karya ulama Nusantara. KH. Abdullah Fauzi Pasuruan. Menerangkan tentang perihal nikah dan yang berkaitan dengan ...
-
Syeikh Muhammad Sulaiman Muhammad Ali. Sosok ulama Shufi yang sangat mencintai Nahdlatul Ulama. Sudah menjadi tahun kesekian kalinya bel...
-
Banyak warganet yang bekomentar negatif atas informasi yang beredar luas melalui media sosial terkait Workshop Al-Qur’an Nusantara yang...
-
Kita pasti bertanya2 "mengapa Arab Saudi dan sekutu-sekutunya (Yordania, Kuwait, UEA, dan Irak (sekarang), tidak membantu Palestina ya...
-
Sebagaimana telah diketahui, telah menjadi tradisi yang lumrah bahwa ABG (baca anak baru gedhe) sering terjadi pengucapan, "Met Ulta...
-
Pada suatu hari, presiden ke empat K.H Abdurahman Wahid atau yang biasa disapa Gus Dur, duduk di emperan masjid selepas sembahyang Maghr...
-
Lima tahun sudah Abdul Mutholib ngangsu kaweruh di Pondok Syubbaniyah Islamiyah Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat. Ia pulang ke rumah...
-
Sayyid Awud adalah keturunan dari Nabi Muhammad Saw. generasi ke-34.berikut ini adalah silsilah beliau,Sayyid Awud bin Husein bin Awud bi...
-
Dahulu saya penganut ajaran salafi (atau yang sekarang biasanya disebut dengan WAHHABI),saya suka mengikuti dauroh-dauroh ustadz-ustadzny...

No comments:
Post a Comment