Sunday, September 9, 2018
Sejarah Perjuangan NU untuk Aswaja dan NKRI
1. *NU*, melalui Komite Hijaz yang dibentuk Hadratu Syech KH. Hasyim Asy'ari dengan mengutus KH. Wahab Chasbullah. Telah berhasil menghentikan Rencana Penghancuran Makam Rasulullah SAW oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang berpahamWahabi.
2. *NU*, melalui barisan Hizbullah dan lainnya berjuang menumpas penjajahan Jepang.
3. *NU*, membumikan nama Indonesia dan mengusulkan Ir. Soekarno sebagai pemimpin Negara melalui muktamar Banjarmasin sebelum kemerdekaan.
4. *NU*, berijtihad bahwa Indonesia adalah negara Darussalam yang harus diperjuangkan melalui Bahtsul Masail dipenghujung tahun 1930-an.
5. *NU*, dengan Resolusi Jihadnya melalui fatwa Hadratu Syaikh KH. Hasyim Asy'ari tanggal 22 Oktober, Memicu perang bersejarah tanggal 10 November.
6. *NU*, menengahi perseteruan Nasionalis dan Islamis saat membuat Dasar Negara, melalui sosok KH. Wahid Hasyim yang saat itu mengambil lima intisari Piagam Madinah.
7. *NU*, meminta negara tetap mengayomi umat Islam pasca penghapusan tujuh kata dalam sila pertama Pancasila, kemudian KH. Wahid Hasyim meminta dibentuk Departemen Agama.
8. *NU*, berhasil menetralisir kebijakan berbau komunisnya Bung Karno, saat Kyai Wahab secara gesit masuk dalam barisan *Nasakom* untuk menghadang PKI agar tidak bisa 100% mempengaruhi Soekarno dengan ide-ide komunisme.
9. *NU*, menjaga keutuhan negara dan ikut bertempur saat Anarkisme Komunis melajalela, melalui Santri Pondok Pesantren dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Sebab waktu itu sasarannya adalah para Kyai NU di Pondok Pesantren.
10. *NU*, berijtihad saat asas tunggal diberlakukan negara, dimasa Kyai Ahmad Siddiq secara gesit menerima asas tunggal Pancasila dengan dalil-dalil sharih.
11. *NU*, meminta pemerintah mengayomi seluruh ormas Islam di Indonesia, melalui sosok KH. Ibrahim Hosen (ayahnya Gus Nadirsyah Hosen yang dituduh syiah, liberal, anti-Islam, wa akhawatuha) melalui usulan dibentuknya MUI. Beliau juga yang meletakkan dasar-dasar ijtihad ijtima'i ala NU dalam tubuh MUI.
12. *NU*, selalu mengedepankan at-tawassuth (moderat), at-tawazun (seimbang), al-I’tidal (tegak lurus), dan tasamuh (toleransi). pada muktamar ke-33 NU di Makassar, Sulawesi Selatan. mengusung tema “Islam Nusantara sebagai Islam Mutamaddin Menjadi Tipe Ideal Dunia Islam”, Islam Nusantara adalah Islam yang empirik dan distingtif sebagai hasil interaksi, kontekstualisasi, indigenisasi, penerjemahan, vernakularisasi Islam universal dengan realitas sosial, budaya, dan sastra di Indonesia, istilah Islam Nusantara juga digunakan sebagai pembendung untuk menangkal paham Islam Radikal yang terkenal suka sembarangan menghukumi "Bid'ah, Haram, Kafir, Murtad, Musyrik, Toghut, Fasiq, Zindiq", mereka Islam Radikal biasanya sangat membenci Tahlil, Maulid, Sholawat, Talqin, Ziarah Qubur, Thoriqoh, Tasawuf, Imam Madzhab, Habaib dan Wali Songo.
*INGAT !!* *NU* dan Warga Nahdliyin lah yang sangat tegas dan istiqomah memperjuangkan Islam di *Nusantara* dan *NKRI* ini dari masa ke masa, bukan *Islam Kagetan Radikal* yang Hobi nuduh Bid'ah, Sesat, dan Kafir !!"
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Dalam rangka menjaga kondisi kedamaian, kerukunan dan persatuan masyarakat Kecamatan Sawangan yang telah terpelihara dengan baik dari keh...
-
AIR MUTLAK DAN ISLAM NUSANTARA http://www.annahlbsdcity.com/kegiatan/artikel/serba-serbi/air-mutlak-dan-islam-nusantara/ AIR MUTLAK DAN...
-
Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Infithaar (Terbelah). Surah Makkiyyah; Surah ke 82: 19 ayat “BismillaaHir rahmaanir rahiim. 1. apabila lang...
-
Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) KH Maman Imanul Haq menceritakan, suatu ketika KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ...
-
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kec. Tungkal Jaya hari ini tepatnya 28 Agustus 2018 mengadakan agenda rapat konsolidasi dan...
-
KALIMAT IJAZAH SHOLAWAT MULIA INI DARI HABIBANA RAFIQ ALKAFF BAGI JAMAAH MAJLIS MIFTAHUSSURUR Banjarmasin, MAYDANUL ANWAR Medan, AL-YUSRAIN ...
-
"Papa jangan nangis ya.. Varo kuat pa.. ", ujar Alvaro sambil menepuk pipi ayahnya yang tidak bisa menahan air matanya. Saya ...
-
Majunya KH. Ma'ruf Amin sebagai Cawapres diapresiasi Kiai sepuh Ponpes Lirboyo Kediri. Kiai sepuh berharap, santri dan warga NU mendu...
-
Welinge Pituturing Ibu _Nggèr anakku..._ _Sawangen kaé dagelan jagat..._ _Sing lagi rebutan ndonya lan pangkat_ _Rumangsané wis pali...
-
A. Secara Etimologis (Bahasa) 1. Menurut Al-Lihyani (w. 215 H) Kata Al-Qur'an berasal dari bentuk masdar dari kata kerja (fi...

No comments:
Post a Comment