Sunday, October 28, 2018
Santri Musuh Perusak NU dan NKRI
Musytasar PBNU KH Ma'ruf Amin menegaskan santri memiliki karakter himayatud din (menjaga agama) dan himayatud daulah (menjaga negara). Karena itulah, jika ada pihak yang mengganggu agama dan negara Indonesia akan berhadapan dengan para santri.
"Jika santri dulu, Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari mengusir penjajah, sekarang mengusir sepratis, bughat (pembangkang), wajib diperangi. Juga kalangan radikalisme dan teroris yang akan menghancurkan NKRI. NKRI adalah harga mati!" tegasnya saat pidato di Istighotsah Kubro yang digelar PWNU Jawa Timur di Gelora Delta Sidoarjo, Ahad (28/10/2018).
Para santri, tidak akan membiarkan orang yang akan menyingkirkan agama dan negara Indonesia.
"Itulah kenapa Jokowi memilih santri," katanya, santri yang dimaksud adalah dirinya sendiri yang dipinang Jokowi sebagai cawapres.
Menurut Kiai Ma'ruf, bisa saja Jokowi memilih politisi, ekonom, atau kalangan lain, tapi dia memilih santri.
Sementara dirinya, menerima pinangan jadi cawapres atas persetujuan para kiai.
Penerimaan dia menjadi cawapres digunjing orang terkait usia. Padahal menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), orang disebut tua kalau sudah berusia 80 tahun.
"Saya ini baru berusia 57, tapi kebalik," katanya disambut tepuk tangan dan tawa ratusan ribu jamaah yang memenuhi lapangan dan luber hingga keluar.
Kalaupun disebut tua, Kiai Ma'ruf mengaku sdang menanam pohon. Ia bisa saja tidak akan menikmati buahnya.
"Bukan untuk diri saya, tetapi untuk generasi setelah saya, bersama Pak Jokowi," tutupnya. (Abdullah Alawi)
http://www.nu.or.id/post/read/98180/pengganggu-agama-dan-negara-akan-berhadapan-dengan-santri
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Namanya adalah Habib Abu Bakar bin Hasan al-Attas az-Zabidi, bertempat di Jakarta (tepatnya di Depok). Beliau sangat dekat dengan tokoh-t...
-
* Yang penting NGAJI !!! Walaupun anaknya seorang tukang ngarit tapi mau ngaji, ya akan pinter. Anaknya orang alim tapi tidak mau ngaji...
-
___(Ngelmu Kyai Petruk)___ Kuncung ireng pancal putih, Swarga durung weruh, Neraka durung wanuh, Mung donya sing aku weruh, Uripku ...
-
Pada 2009, seorang kader muda Nahdlatul Ulama (NU) yang juga alumnus Pondok Pesantren Tebuireng Jombang bersama M. Mansyur diutus oleh KH...
-
Teknik dasar Naqsyabandiyah, seperti kebanyakan tarekat lainnya, adalah dzikir yaitu berulang-ulang menyebut nama Tuhan ataupun menyataka...
-
Oleh Suryono Zakka Dalam sebuah video, tokoh Wahabi bernama Yazid Jawaz mengatakan bahwa onani saat puasa hukumnya bersifat ikhtilaf atau...
-
Slogan kembali kepada Al-Qur’an dan hadits tidak boleh dimakan secara mentah. Jika semangat kembali kepada Al-Qur’an dan hadits hanya di...
-
Ketua PCNU Surabaya, H Muhibbin Zuhri mengatakan boleh saja Sugi Nur Raharja (Gus Nur) mengembangkan opini bahwa penetapan dirinya sebaga...
-
Hukum mengikuti imam yang merupakan seseorang yang tadinya makmum dari suatu shalat berjama’ah (masbuq), ulama berbeda pendapat. Sebagian...
-
Biografi Imam Muhammad Sulaiman al-Jazuliy Nama beliau adalah Abu Abdillah Muhammad Ibn Sulaiman al-Jazuliy al-Simlaliy al-Syarif al-H...

No comments:
Post a Comment