Thursday, January 25, 2018
Shalawat Ahli Bait Nur karya Maulana Habib Lutfi bin Yahya
Berikut ini adalah bacaan Shalawat Ahli Bait Nur dari Maulana Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّ الطَّاهِرِ حُجَّةُ اللهِ وَرَحْمَةٌ لِلْعَالَمِيْنَ وَنُوْرُ الْبَشِيْرِ الْمُبَشِّرِ لِأَهْلِ بَيْتِهِ بِمَا قَالَهُ الْعَظِيْمُ (إِنَّمَا يُرِيْدُ اللهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًا) (قُلْ لآ أَسْئَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا إِلَّا الْمَوَدَّةَ فِي الْقُرْبَى) اللَّهُمَّ اصْلِحْ بِهَا اْلإِمَامَ وَأَهْلَ الْبَيْتِ وَاْلأُمَّةَ وَالْمُحِبِّيْنَ لَهُمْ وَالرَّاعِيَّةَ وَالرَّعِيَّةَ وَيُأَلِّفُ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ وَادْفَعْ شَرَّ بَعْضِهِمْ عَنْ بَعْضٍ وَأَنْ تَكْفِيَنَا بِهَا وَإِيَّاهُمْ شَرَّ مِمَّا نَخَافُ وَنَحْذَرُ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا
Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada Nabi yang Suci sebagai hujjahnya Allah dan rahmat bagi seluruh alam semesta serta cahaya yang bersinar menerangi ahli baitnya seperti yang difirmankan Allah SWT (dalam al-Qur’an) “Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya”.(QS Al-Ahzab:33) “Katakanlah: “Aku tidak meminta kepadamu suatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang terhadap kerabat(ku).”(QS As-Syura: 23). Semoga Allah memberi kedamaian kepada Imam, ahlil bait serta umat dan para pencintanya, dan pemimpin serta rakyat, dan Semoga Allah akan melembutkan dan menyatukan hati-hati mereka dan menjauhkan dari segala keburukan dan perselisihan serta sengketa di antara mereka dan (semoga terlimpahkan shalawat) itu pula kepada seluruh keluarga dan sahabatnya serta limpahkan kesejahteraan yang banyak kepadanya.
Manfaatnya:
1. Semakin menambahkan kecintaannya kepada Rasulullah saw. serta kepada ahli bait-nya.
2. Menimbulkan kecintaan Rasulullah saw. dan para ahli baitnya serta awliya-Nya kepada si pembaca.
3. Menjalin hubungan khusus dengan baginda Nabi saw.
4. Terhidar dan diselamatkan dari segala malapetaka, bahaya dan bencana, perpecahan, perang serta pertikaian-perselisihan diantara sesama, golongan, kelompok maupun negara.
Dibaca sebanyak tiga kali setiap usai shalat Subuh dan Maghrib.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
PENGERTIAN DAN DEFINISI AHLUSSUNNAH WALJAMAAH Ahlussunnah Wal Jamaah adalah aliran Islam terbesar yang prinsip dasar ideologinya adalah...
-
Oleh Suryono Zakka Tanda-tanda Isim (علامة الاسم) ditandai dengan ciri-ciri berikut: 1. Bisa menerima i'rab jar, dikarenakan: -h...
-
Secara ringkas KH. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyyah pada 18 November 1912/8 Dzull Hijjah 1330) dengan KH. Hasyim Asy’ari (pendiri NU p...
-
Oleh Abu Akmal Mubarok Shalat jahriyah adalah shalat yang bacaannya dikeraskan sedangkan shalat sirriyah adalah shalat yang bacaan...
-
Shalat yang telah ditinggalkan dengan sengaja bagi yang sudah baligh wajib diganti yang disebut dengan qadha'. Hal ini berlaku ba...
-
Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin menghadiri acara Silaturahmi NU Sedunia di Mekah, Arab Saudi. Dalam forum itu, Ma'ruf, yang juga cawapr...
-
Oleh Suryono Zakka Ayat-ayat Tuhan memang akan senantiasa ditafsirkan oleh manusia sesuai dengan zaman, konteks dan masa dalam rangka ...
-
Permainan catur merupakan permaianan baru yang tidak ada dimasa Rasulullah. Permainan ini diyakini berasal dari India ...
-
A. Cara Wahyu Turun kepada Malaikat 1. Allah langsung berfirman kepada malaikat. Ayat Al-Qur'an yang mengindikasikan bahwa wahy...
-
AIR MUTLAK DAN ISLAM NUSANTARA http://www.annahlbsdcity.com/kegiatan/artikel/serba-serbi/air-mutlak-dan-islam-nusantara/ AIR MUTLAK DAN...

No comments:
Post a Comment