Wednesday, April 4, 2018
Benarkah Jika Gus Dur itu Wali Hawariyyun?
Oleh Hamim Jazuli.
Minggu kemaren saya menjalani tradisi keluarga agar sebelum datang Ramadhan berziarah ke makam guru2 kita yang sudah wafat dan bersilaturrahmi kepada guru2 kita yang masih hidup beserta keluarganya. Kebetulan saat itu giliran bersilaturrahmi kepada guru saya, KH. Bachit Hasan, menantu almaghfurlah KH. Abdul Hadi Ismail Gading Raya Jakarta Timur.
Dalam kesempatan itu Yai Bachit bercerita banyak salah satunya tentang maqam kewalian. Di antara maqam kewalian, ada satu maqam kewalian yang cukup tinggi dimana semua auliya' termasuk wali quthub sangat menghormati orang yang berada di maqam ini. Maqam kewalian ini yaitu maqam wali hawariyyun.
Tugas wali hawariyyun sangatlah berat yaitu menjaga agar ajaran islam tetap berada di relnya. Ciri-ciri dari wali hawariyyun diantaranya, berani, suka membela orang yang teraniaya, hidup di tengah masyarakat laksana mercusuar yang menjadi penunjuk jalan dan hidupnya selalu dikelilingi fitnah. Wali hawariyyun digambarkan sebagai sosok wali yang paling berat tugasnya dimana di setiap zaman jumlahnya hanya satu orang.
Diriwayatkan bahwa di zaman Rasulullah, orang yang mendapatkan maqam wali hawariyyun ini adalah sahabat Zubair bin Awwam sebagaimana sabda beliau, "Setiap Nabi/Rasul memiliki hawariy dan hawariy saya adalah Zubair bin Awwam." Dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz juga dikatakan banyak ulama masuk maqam wali hawariyyun.
Lantas Kyai Bachit juga bercerita tentang maqam kewalian Gus Dur yang membuat saya terkaget-kaget karena baru kali ini saya tahu persis maqam kewalian beliau yang sebenarnya.
Kyai Bachit bercerita bahwa beliau mendapat tahu dari mertuanya KH. Abdul Hadi dan KH. Abdul Hadi mendapat tahu dari gurunya Al Walid Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Bukit Duri bahwa Gus Dur itu ternyata seorang wali hawariyyun. Seluruh auliya' dari timur sampai ke barat tahu siapa Gus Dur dan sangat menghormati Gus Dur. Dikatakan pula bahwa memang wali hawariyyun itu sikapnya seperti Gus Dur, begitu keras membela orang-orang yang teraniaya. Warga NU harusnya bangga memiliki Gus Dur. Lantas setelah Gus Dur wafat siapa yang menggantikannya?
Kyai Bachit menjawab, ada ulama seperti Gus Dur tapi tempat tinggalnya ada di wilayah tanduk Afrika tanpa menyebut nama dan negaranya.
Walhasil setelah silaturrahmi ini berakhir saya mengucapkan puji syukur akhirnya saya tahu Gus Dur berada di maqam kewalian yang mana.
Wallahu A'lam Bis Showab...
Wallaahul muwaffiq ilaa aqwamitthoriq
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Kuncine Ngaji Al Qur'an iku ono telu: 1. Ojo nyawang sopo gurune (Jangan melihat siapa gurunya) 2. Ora usah isin karo umur (Jang...
-
Berikut ini adalah wejangan Abuya Sayyid Muhammad Alwi Al-Maliki. 1. Siapa saja yang memiliki kitab wiridku, berarti ia telah mendapatk...
-
Oleh Suryono Zakka Ada orang yang beragama namun hilang kemanusiaannya. Mati rasa sifat kasih sayangnya. Sumpah serapah keluar dari lisan...
-
Soeharto Lahir di Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta, 8 Juni 1921. Ia lahir dari keluarga petani yang menganut Kejawen. Keyakinan keluarga...
-
Alkisah, K.H. Muhammad Arwani disuruh ayahnya, KH. Amin, untuk mengantarkan adiknya, KH. Da`in Amin, untuk mentashihkan bacaan tahfidz Qu...
-
KH NACHROWI THOHIR - BUNGKUK SINGOSARI (1900 -1980): PENDIRI NU, PELOPOR LEMBAGA PENDIDIKAN MA'ARIF NU “Ketahuilah, bahwa kelak, su...
-
Oleh Suryono Zakka Hal inilah yang menjadi perbincangan terutama warga NU, baik yang merespon positif maupun negatif. Menyikapi keputusan...
-
Sunan Drajat adalah salah satu dari sembilan wali, dakwah wali songo ditanah jawa memang tidak bisa diragukan lagi, kesuksesan dan keb...
-
Namanya Adalah Habib Lutfi bin Yahya. Dikenal dengan Habib lutfi, seorang ulama kharismatik dari kota Batik Pekalongan. Beliau adalah...
-
Oleh Suryono Zakka Menghafal Al-Qur'an merupakan kegiatan yang sangat mulia. Rasulullah dan para sahabat merupakan penghafal Al-Qur...
No comments:
Post a Comment