Monday, April 16, 2018
Mengapa Negara Arab dilanda Perang?
Oleh Abdi Kurnia Djohan
Islam pertama kali muncul di Arab. Tapi kenapa negara-negara Arab dilanda perang? Lalu kenapa ulama-ulama Arab datang ke Indonesia yang damai? Kenapa mereka tidak berdakwah di sana untuk membangun perdamaian?
Jawab:
1. Arab selalu dilanda perang, karena Arab adalah medan perebutan pengaruh AS dan Rusia.
2. Selama masih ada Pangkalan militer Amerika di Teluk, selama itu pula perdamaian di Timur Tengah sulit terwujud.
3. Silakan baca lagi, sejarah terbentuknya Negara-negara bangsa (Nation States) di Timur Tengah, apakah terbentuknya negara-negara lepas dari intervensi Barat (Amerika dan Eropa Barat)?
4. Bagaimana dengan Rusia? Pengaruh Rusia di Timur Tengah ditandai keberadaan Partai Ba'ats/Partai Sosialis di sana. Suriah, Irak dan Iran merupakan sekutu erat Rusia di Timur Tengah. Irisan kepentingan ketiga negara itu adalah mengimbangi dominasi Barat di Timur Tengah.
5. Dengan peta yang njelimet seperti di atas, apakah bisa dikatakan bangsa Arab tidak ingin damai? Mereka sangat menginginkan perdamaian.
6. Para ulama di Arab sudah sering serukan perdamaian. Silakan lihat video Habib Ali al-Jufri, Habib Umar bin Hafidz, Syaikh Romadhon al-Buthy, Syaikh Ali Jum'ah, Syaikh Usamah Assayyid, Syaikh Ahmad Attayyeb dll. Semuanya berbicara tentang perdamaian. Kalaupun beberapa dari mereka datang ke sini, semata-mata mereka ingin menyampaikan testimoni tentang apa yang mereka sudah lakukan.
7. Jadi, alur logika perdamaian di Timur Tengah jangan diputus dengan kampanye negatif tentang Arab yang tidak mau berdamai.
Justru, jangan-jangan yang selalu sebarkan provokasi bahwa Arab tidak suka perdamaian, sebenarnya memang tidak suka melihat bangsa Arab berdamai.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Banyak ulama yang menyusun kitab ‘al-Arba’un’, kitab yang berisi empat puluh hadis Nabi. Namun tidak begitu banyak di antara ulama -khus...
-
SIARAN PERS PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA (PGI) TERKAIT PEREDARAN VIDEO YANG MENDISKREDITKAN PENGAMANAN GEREJA Belakangan ini ...
-
Perwakilan ustadz dan ustadzah se-Kabupaten Muba duduk berbaris rapi dengan menjaga jarak sesuai protokol kesehatan Covid-19 di Pondok P...
-
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj melantik Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) di ...
-
* Yang penting NGAJI !!! Walaupun anaknya seorang tukang ngarit tapi mau ngaji, ya akan pinter. Anaknya orang alim tapi tidak mau ngaji...
-
Sayyid Awud adalah keturunan dari Nabi Muhammad Saw. generasi ke-34.berikut ini adalah silsilah beliau,Sayyid Awud bin Husein bin Awud bi...
-
Beliau adalah ustadz Malaysia yang telah menyeledaikan studinya di Al-Azhar, Mesir. Berikut ini adalah hasil kajiannya tentang Wahabi dan...
-
Syeikh Muhammad Sulaiman Muhammad Ali. Sosok ulama Shufi yang sangat mencintai Nahdlatul Ulama. Sudah menjadi tahun kesekian kalinya bel...
-
Alkisah, K.H. Muhammad Arwani disuruh ayahnya, KH. Amin, untuk mengantarkan adiknya, KH. Da`in Amin, untuk mentashihkan bacaan tahfidz Qu...
-
Salafi-Wahabi memang lihai dalam mencari simpati. Mengaku sebagai saudara sesama muslim namun itu hanya siasat untuk mencari pengikut da...

No comments:
Post a Comment