Sunday, July 29, 2018
Trik Jitu Mbah KH. Wahab Hasbullah Menikahkan Mbah KH. Bisri Syansuri
KH. A. Wahab Chasbullah dan KH. Bisri Syansuri muda adalah teman mondok yg nyaris tak pernah akur. Mbah Wahab yg kuat dalam Ilmu Ushul terkesan longgar fikihnya, sedangkan Mbah Bisri yg kokoh dalam Ilmu Fiqih tampak ketat hukumnya. Dari Isya' sampai Shubuh ngotot-ngototan kedua santri itu sering tak usai.
Tapi lawan debat adalah kawan berjuang. Wahab muda tahu, Bisri muda yg ngeyelan ini kelak akan jadi mitra yg tangguh. Maka bagaimana cara mengikatnya?
"Sampeyan mau naik haji?" ujar Mbah Wahab suatu waktu.
"Ya jelas mau", sahut Mbah Bisri, "Tapi fikir-fikir dulu saya ini."
"Berangkat ya bareng aku. Tenang, insya Allah aku yg mbayari."
"Yang benar?"
"Iya."
Maka merekapun berjanji berangkat bersama dengan kapal dari Pelabuhan Surabaya. Di hari yg disepakati pada suatu Syawal, merekapun bertemu.
"Sepurane", ujar Mbah Wahab, "Sampeyan berangkat sendiri ya. Aku ada urusan lain yg tidak bisa ditinggal. Terus sekalian titip adikku ya. Ini Dek Khadijah juga mau naik haji."
"Wah", sahut Mbah Bisri.
"Kenapa?"
"Lha ajnabi itu. Masak dititipkan?"
"Ya sudah. Dihalalkan ya. Ini sudah kusiapkan maharnya, juga aku bawa saksinya. Kalian akad nikahan di sini saja sebelum berangkat. Wis bismillah, aku Walinya Dek Khadijah."
"Mati aku", gerutu Mbah Bisri menepok jidat. Dan pasangan Bisri-Khadijah pun menikah, menjadi keluarga berkah, penuh sakinah, diguyuri mawaddah, dianugerahi rahmah. Bahagia sekali Mbah Wahab punya adik ipar seperti Mbah Bisri, kelak merupakan mitra yg dahsyat membangun Nahdhatoel Oelama di sisi Hadhratusy Syaikh KH. Hasyim Asy'ari.
Lahum al-Fatihah.....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Alhamdulilah segala puji bagi-Mu yang telah menganugerahkan kami tanah air yang dilukiskan sebagai sekeping taman surga. Segala puji bagi...
-
Kau pembela kaum tertindas Kau penyelamat kaum minoritas Kau penyejuk kegersangan spiritualitas Kau pendidik kaum yang rindu moralit...
-
Bagi yang bertanya2 kenapa para Masyayikh Darul Ulum memutuskan untuk mempersilahkan Presiden Jokowi mengimami di pesantren Daarul Ulum J...
-
Menjual atau menjadikan sebagai ongkos, terhadap kulit, kepala, kaki qurban maupun bagian badan yang lainnya oleh pihak mudlahhi maupun w...
-
Pada 2009, seorang kader muda Nahdlatul Ulama (NU) yang juga alumnus Pondok Pesantren Tebuireng Jombang bersama M. Mansyur diutus oleh KH...
-
Konsep ISLAM KAAFFAH itu adalah ISLAM NUSANTARA islam adalah agama yang memiliki 3 bagian pokok, yaitu 1- AQIDAH, keimanan, sebagai f...
-
Ada kisah unik dan menarik yang terselip antara Gus Dur dengan KH Tolchah Mansur mengenai Islam sebagai azaz sebuah negara. Gus Dur dalam...
-
Hal yg menarik untuk kita renungkan dan cermati diantaranya mengapa Ir. Soekarno Presiden Republik Indonesia pertama memilih tanggal 17 A...
-
Oleh: Mufti Besar Mesir Fadlilatussyaikh DR. Ali Jum'ah. 1. Kekufuran adalah urusan keyakian di hati. Tidak ada yang mengetahui hak...
-
Oleh M. Abdullah Badri Memakai sandal orang lain tanpa ijin, itu namanya ghosob. Sebagaimana pula menyantumkan foto orang lain tanpa ij...

No comments:
Post a Comment