Tuesday, October 23, 2018
Benarkah Bendera Rasulullah Bertulis Kalimat Tauhid?
Ini Kitab Fathul Bari, syarah Kitab Shahih Bukhari, terdiri dari 13 jilid, karangan Ibn Hajar al-Asqalani. Kepakaran dan otoritas Ibn Hajar dalam soal ilmu hadis tidak diragukan sedikit pun. Edisi yang saya pegang terbitan Dar Ihya Turats al-Arabi, Beirut, cet. ke-2, 1406 H. Alhamdulillah dapat warisan kitab ini dari Bapak saya. Keterangan soal bendera Nabi ada di Juz 6, halaman 95.
Ismail Yusanto bilang, HTI tidak punya bendera. Bendera bertulis kalimat tauhid itu bendera Rasulullah, bukan bendera HTI. Artinya bendera seluruh umat Islam. Ini cara sempurna pemutlakan kebenaran. Benarkah bendera Rasulullah bertulis kalimat tauhid?
Dalam bahasa Arab, bendera dan panji, sering bertukar bahasa. Liwa dan rayah dapat sekaligus bendera atau panji. Di dalam kitab ini, Ibn Hajar mengutip pendapat Abu Bakar ibn Arabi dan Tirmidzi. Keduanya membedakan perbedaan arti. Liwa diartikan panji, yang dipasang di ujung tombak. Rayah diartikan bendera, kain yang diikat di tombak dan berkibar oleh tiupan angin.
Hadis yang menerangkan warna bendera dan panji Nabi diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibn Majah, Abu Dawud, dan Nasa´i. Bukari sendiri tidak meriwayatkan hadis tentang warna bendera atau panji Nabi. Bukhari hanya menerangkan bahwa dalam ekspedisinya, Nabi menggunakan bendera sebagai tanda untuk membedakan diri dari pasukan musuh. Hadis-hadis dari sejumlah rawi lain menyebut warna bendera Nabi berbeda-beda. Dalam banyak ekspedisi militer, Nabi tidak menggunakan warna tunggal, kadang putih, hitam, atau kuning. Artinya, bendera Nabi bukan identitas paten, seperti konstruksi tafsirnya para pengasong khilafah. Dan hadis yang menyebut kalimat tauhid tertulis di bendera Nabi itu riwayat Abu Syaikh, tetapi menurut Ibn Hajar, sanadnya lemah (اسناده واه).
Alhasil, kalau kita ikuti keterangan Ibn Hajar ini, klaim HTI rontok. Bendera Nabi polos dan tidak paten: berubah-ubah dari satu ekspedisi ke ekspedisi lain. Jadi berhentilah memanipulasi kalimat tauhid untuk merancang gerakan makar.
M Kholid Syeirazi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Hizbut Tahrir memiliki dua bendera, berwarna putih yang disebut Liwa' dan warga hitam yang disebut Rayah. Mereka mengklaim 2 bendera ...
-
Shalawat Taisir adalah suatu Shalawat yang bermanfaat selain mendapat pahala bagi pembacanya juga mempunyai ke ajaiban yang sangat menakj...
-
Surat Buat Kawanku Ahmad Dhani... Dhan..aku sudah kenal kamu lama sejak tahun 90 an. Ingat khan, waktu kamu dan Group Dewa 19 pertama k...
-
Bantahan untuk Buya, yang mengatakan Nyanyian Lagu “Saben Malem Jum'at Ahli Kubur Mulih Nang Umah” adalah lagu hayalan yang bertentan...
-
Oleh Suryono Zakka Walau telah sekian lama NKRI berdiri, Walau sudah sekian lama kita merdeka, namun upaya-upaya untuk merongrong kedaulatan...
-
Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyatakan Habib Rizieq Syihab sempat ditahan karena adanya bendera yang dia...
-
Anda pasti sering mendengar istilah Cinta ditolak dukun bertindak. Bahkan sebelum menyatakan cinta pun menggunakan jasa dukun, ajian pele...
-
Deskripsi Masalah Secara literal, imunisasi berasal dari kata ‘imun’ yang berarti kebal terhadap suatu penyakit. Dengan demikian ‘imuni...
-
Kidung wahyu kolosebo ciptaan habib asyhari adzomat khon yang di daur ulang dari serat kuno walisongo. Berikut teks dan terjemahannya. ...
-
Menjadi NU Kaffah lahir dan batin bukan hanya ditandai dengan rajin yasinan dan tahlilan, maulidan dan tradisi-tradisi yang dianggap ...


No comments:
Post a Comment