Monday, November 12, 2018
Saudi dan Israel Sepakati Larangan Warga Palestina Berhaji
Arab Saudi dilaporkan melarang satu juta lebih warga Palestina di Israel untuk pergi Haji dan Umrah sebagai bagian kesepakatan dengan Israel.
Dilaporkan dari Middle East Eye, 9 November 2018, larangan ini mulai berlaku sejak 12 September 2018, setelah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru yang melarang mengeluarkan visa Haji dan Umrah bagi warga Palestina di Yordania, Lebanon, Yerusalem timur dan Israel, yang sebelumnya diperbolehkan Haji atau Umrah dengan menggunakan paspor sementara.
Kebijakan ini akan berdampak pada 2,94 juta warga Palestina di seluruh wilayah tersebut.
Kebijakan baru Arab Saudi adalah kesepakatan bersama Israel baru-baru ini. Middle East Eye (MEE) mendapat informasi dari sumber Yordania yang mengetahui urusan diplomatik Yordania bahwa kebijakan ini adalah salah satu bagian kesepakatan Israel dan Arab Saudi untuk menghapus status kewarganegaraan Palestina dan hak pengungsi Palestina untuk kembali ke negara asal.
"Arab Saudi menekan Yordania agar menaturalisasi pengungsi Palestina di Yordania, Yerusalem Timur dan Palestina di Israel. Desakan naturalisasi juga terjadi di Lebanon. Kemudian, Anda tidak akan memiliki masalah dengan pengungsi Palestina lagi," kata sumber tersebut.
"Ini adalah bagian kesepakatan antara Israel dan Arab Saudi. Tetapi Yordania menolak naturalisasi warga Palestina," lanjut sumber.
Warga Palestina berdiri memegang paspor mereka di balik perbatasan Rafah, saat mencoba memasuki wilayah Mesir di Jalur Gaza Selatan, 10 Juli 2014. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
Kesepakatan ini juga dikonfrimasi media Israel Haaretz. Haaretz melaporkan, seperti dikutip dari Express.co.uk, bahwa Arab Saudi mengubah kebijakan soal paspor untuk Haji dan Umrah Palestina.
Saat ini terdapat sekitar satu juta lebih Muslim Israel yang membentuk 17 persen populasi Palestina.
Komite Haji dan Umrah Israel mengatakan kepada Haaretz bahwa mereka kini tidak bisa lagi pergi Haji pada Desember.
"Kami tidak memiliki penjelasan atas apa yang terjadi, jadi kami mengajukan banding ke setiap bantuan yang memungkinkan, tetapi kami sangat menyesal bahwa ibadah yang seharusnya dilakukan pada Desember, yang mana ribuan orang telah mendaftar, tidak akan diselenggarakan," kata ketua komite Salim Shalata.
Haaretz juga melaporkan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman terlibat pembicaraan rahasia dengan PM Israel Benjamin Netanyahu di Amman, Yordania.
Pada November 2017, Netanyahu mengungkapkan bahwa Israel telah menghubungi pejabat Saudi. Kedekatan keduanya muncul setelah khawatir atas pengaruh Iran di Timur Tengah.
Selain kebijakan larangan Haji dan Umrah Palestina, Arab Saudi dan Israel diduga telah meneken kerja sama senjata senilai U$ 250 juta atau Rp 3,6 triliun, termasuk peralatan mata-mata dan sistem pertahanan udara Israel Iron Dome.
Sumber : http://www.muslimoderat.net/2018/11/arab-saudi-bersepakat-dengan-israel.html#ixzz5Wi7QFvwy
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Khutbah Jum'at: Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita
Bulan Muharram Sarana untuk Mengevaluasi Tradisi Kita Khutbah 1 اَلْحَمْدُ للهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارْ، اَلْعَزِيْزِ الْغَفَّارْ، مُكَوِّرِ ...
-
Hizbut Tahrir memiliki dua bendera, berwarna putih yang disebut Liwa' dan warga hitam yang disebut Rayah. Mereka mengklaim 2 bendera ...
-
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. ﺍَﻟﻠّٰﻬﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﻧُﻮْﺭِ ﺍﻟْﺄَﻧْﻮَﺍﺭِ، ﻭَﺳِﺮِّ ﺍﻟْﺄَﺳْﺮَﺍﺭِ، ﻭَﺗِﺮْﻳَﺎﻕِ ﺍﻟْﺄَﻏْﻴـَﺎﺭِ، ﻭ...
-
Syekh Maulana Ishaq adalah seorang ulama anggota Wali Songo periode pertama yang dikirim Sultan Turki Ustmani ke nusantara (Indonesia kal...
-
Oleh Suryono Zakka Menghafal Al-Qur'an merupakan kegiatan yang sangat mulia. Rasulullah dan para sahabat merupakan penghafal Al-Qur...
-
Namanya adalah Syeikh Subakir. Seorang mubaligh nusantara dari Persia, Iran. Tak banyak orang tahu dan mengenal nama Syekh Subakir. Padah...
-
Oleh Rijalul Wathon Al-Madury Sayyid Kamal al-Haydari yg dengan nama lengkap Kamal bin Baqir bin Hassan al-Haydari (السيد كمال بن باقر ...
-
Garwo adalah istilah jawa dari istri. Garwo adalah akronim (singkatan) dari kata "sigarane nyowo" (belahan hati) Dan belahan ha...
-
Oleh : KH Abdurrahman Wahid Gerakan garis keras transnasional dan kaki tangannya di Indonesia sebenarnya telah lama melakukan infiltras...
-
Oleh Suryono Zakka Akhir-akhir ini kita dikejutkan fenomena orang yang mendadak gila setelah melakukan aksi teror. Sebelumnya mengan...
-
Oleh Suryono Zakka Walau telah sekian lama NKRI berdiri, Walau sudah sekian lama kita merdeka, namun upaya-upaya untuk merongrong kedaulatan...
No comments:
Post a Comment